AMBON, Mediain.id – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Sekolah Garuda dibentuk untuk menyiapkan generasi muda Indonesia agar mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas terbaik dunia.
“Ini memang sesuai harapan dari Pak Presiden bahwa kita menciptakan banyak lagi anak-anak yang merupakan SDM unggul yang nanti bisa mengakses universitas-universitas terbaik dunia,” ujar Meutya pada kunjungan pengenalan Sekolah Garuda di SMAN Siwalima Ambon, Maluku, Rabu.
Menkomdigi menjelaskan pentingnya mengirimkan pelajar Indonesia ke luar negeri agar mereka membawa pulang ilmu dan pengalaman untuk membangun bangsa.
Lebih lanjut, Menkomdigi menjelaskan, program Sekolah Garuda memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas ruang belajar.
Setiap sekolah terhubung dengan platform nasional yang memfasilitasi pertukaran guru, materi ajar, dan mentoring jarak jauh. Sehingga siswa dari wilayah timur dapat mengikuti kelas kolaboratif dengan siswa dari seluruh Indonesia.
Adapun Sekolah Garuda merupakan salah satu dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto yang diperkenalkan kepada seluruh masyarakat secara serentak di 16 titik di seluruh Indonesia pada Rabu.
Dari jumlah tersebut, 12 di antaranya merupakan Sekolah Garuda Transformasi dan empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru.
Sekolah Garuda Transformasi memberdayakan sekolah yang sudah ada sebelumnya yang ditransformasi, sementara Sekolah Garuda Baru dibangun dari awal.
Para lulusan Sekolah Garuda dipersiapkan agar mampu melanjutkan studi ke perguruan tinggi top dunia di dalam dan luar negeri.
Comment