MAPALASTA 2025–2026 Dilantik, Deklarasikan Komitmen Hadapi Krisis Ekologi

MAKASSAR, Mediain.id – Badan Pengurus Mahasiswa Pecinta Alam Sultan Alauddin Makassar (MAPALASTA) resmi melantik Badan Pengurus (BP) baru untuk periode 2025–2026.

Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Kamis (18/12/2025).

Pelantikan ini sekaligus menandai berakhirnya masa kepengurusan BP MAPALASTA periode 2024–2025 dan dimulainya estafet kepemimpinan baru periode 2025–2026. Momentum tersebut diusung dengan tema “Membangun Sinergitas demi Harmonisasi Lembaga.”

Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Badan Pengawas Pengurus, Presiden Mahasiswa Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UINAM, perwakilan Mapala se-Sulawesi Selatan dan Barat, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan kuatnya solidaritas serta eksistensi MAPALASTA sebagai organisasi pencinta alam yang aktif di kalangan pegiat lingkungan.

Dewan Pembina BP MAPALASTA periode 2025–2026, Syahrir (Beruang) menekankan pentingnya peran kepengurusan baru dalam membawa kontribusi positif, khususnya pada isu pelestarian alam dan lingkungan.

Ia berharap nilai-nilai baik yang telah terbangun selama ini tetap dijaga dan dikembangkan.

“MAPALASTA harus mampu mempertahankan hal-hal positif serta meninggalkan praktik yang tidak selayaknya dipertahankan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Demisioner Ketua Umum MAPALASTA periode 2024–2025, Sandy Saputra (Weling) menyampaikan permohonan maaf atas berbagai keterbatasan selama masa kepemimpinannya.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah agenda yang belum dapat dituntaskan secara optimal.

“Saya menyadari masih banyak hal yang belum dapat saya selesaikan dengan baik selama kepengurusan,” katanya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa UINAM, Muh. Zulhamdi Suhafid mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Bendahara Umum BP MAPALASTA periode 2025–2026, Rezha Rahmatullah, telah mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama DPR RI Komisi VIII.

Dalam forum tersebut, mereka menyuarakan aspirasi agar pihak kampus mengembalikan status MAPALASTA sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

“Jika hal ini terwujud, maka akan menjadi catatan sejarah penting bagi kepengurusan MAPALASTA saat ini,” tegasnya.

Ketua Umum MAPALASTA periode 2025–2026, Alamsyah Adam (Jaglion) menegaskan komitmennya untuk menjadikan MAPALASTA sebagai garda harapan dalam menghadapi krisis ekologi yang tengah melanda Indonesia.

Ia menekankan bahwa tantangan besar bukanlah penghalang bagi MAPALASTA untuk terus bergerak.

“Tidak ada tembok yang terlalu besar untuk kami taklukkan. MAPALASTA harus hadir sebagai harapan besar dalam menjaga alam dan lingkungan,” pungkasnya.

Comment