Penipuan Bermodus Lelang Mobil Sitaan, Nama Kapolres Gowa Dicatut

Gowa, Mediain.id – Aksi penipuan dengan mencatut nama Kapolres Gowa kembali terjadi. Pelaku menggunakan identitas M. Aldy Sulaiman untuk menghubungi sejumlah warga melalui aplikasi WhatsApp dan menawarkan penjualan mobil hasil sitaan negara.

Modus pelaku dilakukan dengan memasang foto profil menyerupai Kapolres Gowa, lengkap dengan atribut resmi dan nama yang digunakan “Muhammad Aldy Sulaiman”.

Dalam aksinya, pelaku menghubungi korban dan berpura-pura meminta bantuan untuk membeli kendaraan lelang.

Salah seorang warga, Hendra Mappasomba, mengaku sempat dihubungi oleh pelaku. Ia mengatakan, pelaku menawarkan sebuah mobil dengan dalih hasil sitaan dari kasus narkoba.

“Tadi saya ditelepon, dia mengaku Kapolres Gowa. Foto profilnya juga sama, dan namanya di WhatsApp Muhammad Aldy Sulaiman,” ucap Hendra.

Pelaku bahkan mengirimkan foto kendaraan berupa Toyota Reborn 2.4 tipe G tahun 2021 diesel matic, yang ditawarkan dengan harga Rp180 juta lengkap dengan dokumen.

“Katanya itu jatah mobil lelang negara, makanya ditawarkan ke saya,” lanjutnya.

Merasa curiga, Hendra kemudian melakukan konfirmasi ke Polres Gowa. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa nomor tersebut bukan milik Kapolres Gowa dan merupakan bagian dari upaya penipuan.

Sementara itu, Kapolres Gowa M. Aldy Sulaiman saat dikonfirmasi membenarkan adanya pencatutan nama dirinya oleh oknum tidak bertanggung jawab. Ia mengaku telah menerima sejumlah laporan serupa dari masyarakat.

“Saya juga menerima informasi adanya pihak yang mencatut nama saya untuk melakukan penipuan,” ujarnya, Selasa (31/03/2026).

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan penawaran penjualan mobil, apalagi terkait kendaraan hasil sitaan negara.

“Saya pastikan itu penipu. Saya tidak pernah menawarkan mobil lelang kepada siapa pun,” tegasnya.

Kapolres pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan pejabat, terutama jika berkaitan dengan transaksi mencurigakan.

“Jika ada masyarakat yang menjadi korban, segera laporkan ke Polres Gowa,” pungkasnya.

Comment