Makassar, Mediain.id – Warga di sekitar Jalan Pelita, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita di salah satu penginapan, Rabu malam (20/5/2026). Korban diketahui sempat check-in bersama seorang pria misterius beberapa hari sebelum ditemukan tewas membusuk di dalam kamar.
Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail mengatakan, pihaknya menerima laporan dari tim Polrestabes Makassar terkait adanya penemuan mayat di salah satu penginapan di Jalan Pelita.
“Kami menerima laporan dari tim Polrestabes bahwa telah ditemukan mayat, maka dari itu kami langsung turunkan tim ke lokasi guna mengamankan TKP,” katanya.
Penemuan jenazah tersebut bermula dari kecurigaan pihak penginapan terhadap korban yang tidak lagi terlihat sejak beberapa hari terakhir. Aparat kepolisian bersama tim Dokpol Forensik Polda Sulsel kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Iya benar telah ditemukan mayat seorang wanita,” kata salah satu tim Dokpol Forensik Polda Sulsel.
Ia mengatakan, penemuan mayat tersebut terjadi setelah waktu magrib. Namun hingga saat ini, identitas korban masih dalam proses penyelidikan.
“Penemuannya setelah magrib, untuk identitas masih sementara lidik,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diketahui sempat datang bersama seorang pria yang identitasnya masih belum diketahui pada 17 Mei 2026. Keduanya sempat check-in di kamar 402 sebelum akhirnya pindah ke kamar 401 dengan alasan kondisi air di kamar sebelumnya kurang baik.
Keesokan harinya, korban masih sempat terlihat mendatangi resepsionis untuk meminta perlengkapan sprei. Namun setelah itu, korban tidak lagi terlihat di area penginapan.
Kecurigaan pihak hotel mulai muncul pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 15.00 Wita ketika seorang pria datang untuk menemui korban. Meski pintu kamar telah diketuk berkali-kali, tidak ada jawaban dari dalam kamar. Pria tersebut sempat menunggu cukup lama sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
Puncaknya terjadi pada Rabu sore sekitar pukul 17.30 Wita saat masa sewa kamar korban telah habis. Seorang karyawan penginapan yang hendak mengecek kondisi kamar tidak mendapat respons dari dalam.
Karena curiga, karyawan tersebut memeriksa dari arah belakang bangunan dan melihat korban sudah dalam kondisi terlentang di dalam kamar.
Korban ditemukan dengan darah yang telah mengering keluar dari hidung dan mulut. Polisi juga menduga korban telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelum ditemukan.
Selain melakukan olah TKP, petugas kepolisian turut mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian. Sedikitnya empat kantong plastik berwarna merah diamankan polisi yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut dan akan dijadikan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail saat dikonfirmasi pada Kamis (21/5/2026) membenarkan peristiwa tersebut.
“Untuk sementara masih lidik,” ujar Kapolsek pada awak media.
Dari informasi awal yang diperoleh polisi, korban diketahui merupakan warga Kabupaten Selayar. Namun identitas lengkap korban masih dalam proses pendalaman.
“Dari informasi awal, wanita itu warga Kabupaten Selayar,” tambahnya.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
“Iya saat ini sedang dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara guna mengetahui penyebab kematiannya,” pungkasnya.
Comment