Gowa, Mediain.id – Aksi unjuk rasa sekelompok mahasiswa di depan Lapas Narkotika Kelas IIA Bollangi, Jalan Lembaga Bollangi, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (25/5/2026), berujung ricuh. Delapan orang diamankan polisi usai diduga melakukan pengrusakan fasilitas lapas.
Informasi yang dihimpun, aksi awalnya berlangsung kondusif. Massa aksi secara bergantian menyampaikan orasi menggunakan pengeras suara dari atas mobil komando.
Dalam aksi tersebut, massa diduga menyoroti isu peredaran narkoba di dalam lapas. Namun situasi kemudian memanas hingga massa terlihat membakar ban di depan lokasi.
Kericuhan itu turut beredar luas melalui video di sejumlah grup WhatsApp. Dalam rekaman video, tampak sejumlah orang berpakaian seragam pegawai lapas membubarkan aksi. Beberapa pendemo juga terlihat diseret bahkan diduga mengalami pemukulan.
Tidak hanya itu, dinding bangunan lapas juga terlihat tulisan “Bandar Sabu” dalam vidio yang bereda tersebut.
Kapolres Gowa Muhammad Aldy Sulaiman membenarkan adanya insiden tersebut.
“Betul bahwa terjadi aksi diduga pengrusakan terhadap Lapas Narkotika Bollangi di Gowa,” ucapnya, saat ditemui.
Ia mengatakan, sejumlah peserta aksi diduga melakukan pengrusakan fasilitas sehingga diamankan polisi.
“Yang diduga merusak fasilitas telah diamankan di Polsek Bontomarannu. Ada delapan orang,” jelasnya.
Menurut Aldy, pihak lapas disebut akan membuat laporan polisi terkait dugaan pengrusakan tersebut. Polisi pun masih menyelidiki motif maupun penyebab aksi berujung ricuh itu.
“Mungkin nanti setelah terbit laporan polisi kemudian tentunya kami lakukan pemeriksaan. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut dengan penyebab,” katanya.
Terkait video dugaan pemukulan terhadap pendemo, Aldy menyebut polisi masih menunggu adanya laporan resmi dari korban.
“Terkait dengan adanya video aksi pemukulan terhadap pendemo, saat ini masih proses menunggu laporan polisi. Kemudian tentunya kami sudah melakukan upaya-upaya dan nanti ke depan akan kami sampaikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, situasi di sekitar lapas kini telah kembali kondusif. Polisi juga mengungkap aksi unjuk rasa tersebut belum menyampaikan surat pemberitahuan aksi atau SPI kepada pihak kepolisian.
Comment