Makassar, Mediain.id – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Makassar menegaskan dukungan terhadap stabilitas ekonomi nasional melalui kegiatan konsolidasi jelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di Warkop Jeep JLC, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri ratusan buruh dari berbagai federasi sektoral yang tergabung dalam KSPSI. Kehadiran mereka mencerminkan soliditas pekerja dalam mengawal arah kebijakan ekonomi nasional, khususnya yang dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan buruh.
Ketua KSPSI Kota Makassar, Fikasiunus Icang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi sekaligus menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan pemerintah.
“Kegiatan ini kita gelar dalam rangka mengapresiasi langkah konkret Presiden Prabowo Subianto demi menjaga urat nadi ekonomi rakyat, khususnya kaum buruh,” ujar Icang.
Ia menilai sejumlah kebijakan pemerintah menunjukkan keberpihakan terhadap pekerja, di antaranya keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi dan gas elpiji 3 kilogram di tengah fluktuasi harga minyak dunia, serta disahkannya Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
Dalam kegiatan tersebut, peserta yang hadir merupakan perwakilan dari berbagai sektor, seperti Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (F.SPTI), FSP NIBA (Niaga, Bank, Jasa dan Asuransi), FSP PAREKRAF (Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), FSP FARKES (Farmasi dan Kesehatan), FSP RTMM (Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman), hingga Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia (F.SPMI).
Selain konsolidasi, forum ini juga menghasilkan sejumlah pernyataan sikap. Di antaranya komitmen buruh untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dengan memastikan kelancaran logistik dan mobilitas, sebagai bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
KSPSI Makassar juga menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan energi pemerintah yang dinilai mampu menjaga daya beli buruh.
Mereka turut meminta pemerintah memastikan ketersediaan BBM yang aman dan terjangkau sebagai modal kerja utama, khususnya bagi pekerja di sektor transportasi dan jasa.
Lebih lanjut, KSPSI menyatakan kesiapan memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada buruh dan masyarakat luas.
Dalam semangat kebersamaan, Icang menegaskan pentingnya menjaga persatuan dengan menjunjung nilai budaya lokal seperti sipakainga (saling mengingatkan), sipakatau (saling menghargai), dan sipakalabbiri (saling memuliakan).
“Nilai-nilai ini menjadi landasan kami dalam memperjuangkan hak buruh secara bermartabat dan tetap menjaga persatuan,” pungkasnya.
Comment