POLMAN, mediain.id — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar mutasi dan pelantikan besar-besaran bagi Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Rabu (7/10/2026).
Perombakan birokrasi ini dipimpin langsung oleh Bupati Polman, Samsul Mahmud, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Polman.
Di tengah suasana pelantikan yang padat, Bupati Samsul Mahmud menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar rutinitas administratif.
Perubahan tersebut difokuskan untuk menjawab kompleksitas tantangan di lapangan serta memastikan pelayanan langsung yang menyentuh kebutuhan warga lokal di berbagai pelosok Polman.
Bupati Samsul menegaskan, para pejabat yang baru disumpah tidak boleh lagi hanya duduk di belakang meja kantor. Keberhasilan seorang pejabat kini diukur dari keaktifannya turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan persoalan warga, dan menghadirkan solusi yang konkret.
”Yang paling utama, bagaimana kita hari ini yang dilantik bukan hanya duduk-duduk di kantor, tetapi harus turun ke masyarakat, mendengarkan persoalan mereka dan selalu memberikan solusi,” tegas Bupati
Samsul Mahmud di hadapan ratusan pegawai yang dilantik.
Ia menambahkan, evaluasi kinerja akan dilakukan secara ketat. Menurutnya, dinamika zaman menuntut aparatur sipil negara (ASN) untuk siap bersaing dan beradaptasi. Jika tidak mampu merespons kebutuhan publik yang kian kompleks, kinerja itu sendiri yang akan meninggalkan para pejabat yang bersangkutan.
”Situasi hari ini bergeser. Kalau para pejabat hari ini tidak bisa beradaptasi, maka saudara-saudara sekalian ini akan tertinggal. Bukan Pak Sekda yang akan tinggalkan, bukan Pak Bupati yang akan tinggalkan saudara-saudara semua, tapi kinerja yang akan meninggalkan saudara-saudara sekalian,” ujarnya mengingatkan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samsul menyampaikan empat pesan penting bagi seluruh pejabat yang dilantik untuk dipegang teguh dalam mengabdi kepada masyarakat:
Jaga Integritas: Jabatan boleh berganti dan tempat tugas bisa berpindah, tetapi integritas tidak boleh pernah berubah.
Tingkatkan Kedisiplinan dan Kinerja: Pimpinan tidak ingin pejabat hanya hadir secara fisik di kantor, melainkan benar-benar hadir dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
Bangun Komunikasi dan Kolaborasi: Tidak ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bisa bekerja sendiri menyelesaikan masalah tanpa adanya kerja sama lintas sektor dan menghilangkan ego sektoral.
Jadilah Teladan: Pejabat administrator dan pengawas diharapkan mampu menjadi atasan yang tidak sekadar pandai memberi perintah, melainkan memberikan teladan nyata bagi bawahannya.
Melalui perombakan struktur ini, Pemkab Polman berharap roda pemerintahan bergerak lebih lincah dan berorientasi penuh pada peningkatan kesejahteraan serta penyelesaian masalah nyata yang dihadapi warga lokal sehari-hari.
Comment