Mamasa, Mediain.id – Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) menggelar sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama UPTD SMAN 1 Nosu, Kabupaten Mamasa, Senin (13/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Kegiatan yang diinisiasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPRI tersebut mengusung tema “Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Menciptakan Generasi Emas”.
Melalui momentum ini, UPRI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sejumlah pimpinan FKIP UPRI hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dekan FKIP UPRI Supardi Salam, Wakil Dekan I Rizal Arizaldy Ramly, Wakil Dekan III Marwan serta Perwakilan panitia penerimaan maba tahun 2026 Suhendrik.
Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan penuh institusi dalam memperkuat kolaborasi dengan sekolah.
Dalam sambutannya, Supardi Salam menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi unggul di masa depan.
“Peningkatan sumber daya manusia harus dimulai dari pendidikan yang bermutu dan berorientasi ke depan. Generasi emas hanya dapat terwujud jika lembaga pendidikan mampu melahirkan individu yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Materi sosialisasi yang disampaikan meliputi pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, penguatan karakter, literasi digital, hingga kesiapan menghadapi dunia kerja.
Para siswa juga diberikan motivasi untuk terus mengembangkan potensi diri dan merencanakan masa depan pendidikan sejak dini.
Rizal Arizaldy Ramly turut menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini sangat penting agar siswa dapat mengenal dunia kampus lebih dekat, sementara mahasiswa juga memiliki ruang untuk mengimplementasikan ilmu melalui praktik lapangan. Ini adalah hubungan yang saling menguatkan,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan siswa dan guru. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, khususnya terkait peluang studi lanjut, pilihan program studi, serta prospek karier di masa depan.
Sebagai bagian utama kegiatan, dilakukan penandatanganan MoU antara UPRI dan UPTD SMAN 1 Nosu Mamasa.
Kesepakatan ini mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk pelaksanaan praktik lapangan mahasiswa, pengembangan pembelajaran, serta peningkatan kompetensi guru dan siswa.
Salmon Salla menyampaikan apresiasi atas kehadiran UPRI dan berharap kerja sama tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Harapannya, kolaborasi yang terjalin dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kapasitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, UPRI tidak hanya memperkenalkan program penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga mempertegas perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan pendidikan di daerah.
Sinergi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.
Ke depan, UPRI berkomitmen untuk terus memperluas kegiatan serupa di berbagai daerah sebagai upaya membuka akses informasi pendidikan tinggi dan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.
Comment